
Empat Kepala Desa yang dilantik adalah;
1. Made Mawan, sebagai Kepala Desa Srimulyo, Kecamatan Air Salek.
2. Syaiful,sebagai Kepala Desa Semuntul Kecamatan Rantau Bayur.
4. Danang, sebagai Kepala Desa Bumi Rejo Kecamatan Selat Penuguan
4. Agus, sebagai Kepala Desa Senda Mukti Kecamatan Pulau Rimau.
Acara pelantikan dihadiri, para camat masing-masing, dan Dihadiri Kapolres Banyuasin melalui Kapolsek Makarti jaya, Suhendri, Koramil, beserta Babinsa, kolpos, babinkamtibmas, PMD kabupaten Banyuasin, DPRD kabupaten Banyuasin, Kejari Banyuasin, Kepadinas pertanian, diskominfo, dan berbagai kepala dinas lainnya.

Bupati menyadari bahwa dinamika politik di tingkat desa pasca pemilihan seringkali menyisakan perbedaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta para Kades terlantik untuk segera melakukan rekonsiliasi dan merangkul seluruh elemen desa, mulai dari perangkat desa, BPD, hingga warga yang sebelumnya berbeda pilihan.
“Tugas pertama adalah membangun harmoni. Kepala desa tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan sinergi dengan BPD. Lapangkan dada, rangkul semuanya demi kemajuan desa,” tambahnya.
Mengingat masa jabatan Kades PAW ini merupakan penerus dari periode yang sedang berjalan (kurang lebih 3 tahun), Bupati meminta agar para Kades yang dilantik segera tancap gas dalam penyusunan dan pengelolaan APBDes. Ia juga meminta agar penggunaan Dana Desa (DD) dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bijak, yang paling terutama di tengah kondisi anggaran yang cukup menantang.
“Gunakan Dana Desa dengan bijak. Hindari penyalahgunaan wewenang. Di masa transisi ini, kita butuh gotong royong dan inovasi untuk menggali potensi desa agar PADesa bisa meningkat,” jelasnya.
Bupati mengajak seluruh Kades untuk menyukseskan program-program pembangunan, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Banyuasin sangat bergantung pada soliditas pemerintah di tingkat desa.
Pewarta Yusan
Editor Yusan












