
Divisinews.com //LUBUKLINGGAU – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Lubuklinggau menggelar Lomba Karya Jurnalistik berupa opini dan lomba video pendek dengan tema Keselamatan Berlalu Lintas. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Polri dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya sekaligus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyebarluaskan pesan-pesan edukatif melalui karya kreatif yang inspiratif dan membangun.
Peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum refleksi atas pengabdian Polri kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan berkeselamatan. Melalui lomba ini, Polres Lubuklinggau ingin menghadirkan ruang partisipasi publik yang mampu menggabungkan kreativitas, edukasi, dan kepedulian terhadap isu keselamatan berlalu lintas yang hingga kini masih menjadi perhatian bersama.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sosialisasi lomba yang berlangsung pada 8 hingga 12 Juni 2026. Pada tahap ini, panitia memberikan informasi kepada masyarakat mengenai mekanisme lomba, ketentuan peserta, tema, kriteria penilaian, hingga tata cara pengumpulan karya. Sosialisasi dilakukan untuk memastikan seluruh peserta memahami tujuan utama kegiatan, yakni menghadirkan karya yang mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Selanjutnya, proses pengumpulan karya peserta dilaksanakan pada 15 hingga 19 Juni 2026. Peserta diberikan kesempatan untuk mengirimkan karya jurnalistik berbentuk opini maupun video pendek yang mengangkat berbagai aspek keselamatan berlalu lintas. Melalui karya tersebut, peserta diharapkan dapat menyampaikan gagasan, pengalaman, kritik konstruktif, maupun solusi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Lomba ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari insan pers, pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas. Kehadiran berbagai latar belakang peserta diharapkan dapat memperkaya perspektif dan melahirkan karya-karya berkualitas yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menggugah kesadaran publik mengenai pentingnya budaya tertib berlalu lintas.
Setelah seluruh karya terkumpul, tahapan berikutnya adalah proses penilaian oleh dewan juri yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026. Penilaian dilakukan secara profesional dengan memperhatikan sejumlah aspek, antara lain kualitas isi, kreativitas penyajian, orisinalitas karya, kekuatan pesan, serta relevansinya dengan tema keselamatan berlalu lintas. Dewan juri akan memilih karya terbaik yang dinilai mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kampanye keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada 27 Juni 2026 melalui pengumuman pemenang lomba karya jurnalistik berupa opini dan lomba video pendek. Para pemenang akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kontribusi mereka dalam mendukung upaya edukasi keselamatan berlalu lintas. Selain itu, karya-karya terbaik diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk semakin peduli terhadap keselamatan di jalan.
Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, SH., SIK., MIK melalui Kasat Lantas Polres Lubuklinggau AKP Desi Azhari, SH., M.Si mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami mengajak insan pers, pelajar, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum untuk memberikan karya terbaik dalam Lomba Karya Jurnalistik bertema Keselamatan Berlalu Lintas, baik berupa tulisan opini maupun video pendek. Kami berharap karya-karya yang lahir dari lomba ini mampu menjadi media edukasi yang efektif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya,” ujar AKP Desi Azhari.
Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menyebarkan pesan-pesan positif yang mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Dengan semakin banyaknya konten edukatif yang diproduksi dan disebarluaskan, maka upaya membangun budaya keselamatan berlalu lintas akan semakin kuat dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung pengabdian kepada masyarakat, Polres Lubuklinggau berharap lomba ini tidak hanya menghasilkan para pemenang, tetapi juga melahirkan agen-agen perubahan yang mampu menginspirasi masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.
Pewarta Yusan
Editor Yusan












