Ruteng, NTT// Divisinews.com. — Gelombang reaksi terhadap pemberitaan Majalah Tempo terus meluas. Kali ini, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Manggarai turun langsung menggelar aksi damai sebagai bentuk protes keras atas pemberitaan yang dinilai merugikan dan menyesatkan publik.
Ratusan kader dan pengurus memadati kantor DPD NasDem Manggarai sejak pukul 10.00 WITA, Rabu (15/4/2026. Aksi berlangsung tertib namun penuh ketegasan, menandakan sikap serius partai terhadap isu yang berkembang secara nasional.

“Ada upaya sistematis untuk membangun opini publik yang negatif dan menjatuhkan Partai NasDem. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya di hadapan massa aksi.
Sorotan utama tertuju pada cover Majalah Tempo yang menampilkan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, serta judul kontroversial “PT NasDem Indonesia Raya TBK”. Selain itu, isu dugaan merger antara NasDem dan Partai Gerindra juga dinilai sebagai narasi yang tidak berdasar dan berpotensi memecah kepercayaan publik.
Menurut Flavianus, framing tersebut bukan sekadar kritik, melainkan bentuk pembentukan opini yang mencederai marwah partai NasDem.
“NasDem adalah partai yang berdiri di atas prinsip nasionalisme, demokratisasi, dan religiusitas. Menyebutnya sebagai entitas komersial adalah distorsi yang serius,” ujarnya.
Dalam pernyataan sikap resminya, DPD NasDem Manggarai menyampaikan dua poin utama:
1. Menolak keras framing yang menggambarkan NasDem sebagai partai komersial.
2. Mengecam pembentukan opini yang mengaitkan partai dengan kepentingan pragmatis.

Sebagai tindak lanjut, mereka melayangkan dua tuntutan tegas kepada Majalah Tempo:
Menyampaikan permohonan maaf secara tertulis dalam edisi majalah selama satu bulan berturut-turut dan Menghentikan praktik framing negatif terhadap Partai NasDem di masa mendatang.
“Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami untuk menjaga kehormatan partai sekaligus mengingatkan pers agar tetap berada dalam koridor etika dan profesionalitas,” tegas Flavianus.
Pernyataan sikap tersebut akan diteruskan ke pengurus tingkat provinsi hingga Dewan Pimpinan Pusat sebagai bagian dari langkah konsolidasi nasional Partai NasDem.
Aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa polemik antara Partai NasDem dan Majalah Tempo tidak hanya berhenti di pusat, tetapi juga telah memicu reaksi serius hingga ke daerah.
Penulis J.Robert











