Divisinews.com//TAKALAR – 25-05-2026,Di tengah riuh rendah kehidupan masyarakat Desa Sampulungang, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, tersaji sebuah pemandangan yang menyentuh hati. Sanggar Seni Sa’ri’ta Art, di bawah pimpinan Dandi Anggara Hamzah Dg Sibali, bergerak dengan semangat mempersembahkan kegiatan sumbangsih bertajuk Tammutaung. Hadir bersama rombongan, penasehat sanggar Hasan Dg Tarra turut meramaikan momen yang menjadi bukti bahwa seni dan kebaikan adalah dua sayap yang mengangkat derajat kehidupan bersama.
Kegiatan ini bukan sekadar pengumpulan bantuan, melainkan perwujudan dari falsafah bahwa “tangan yang memberi lebih mulia daripada tangan yang menerima”. Rombongan berkeliling desa membawa kotak sumbangan, diiringi irama musik tradisional yang menggetarkan jiwa, mengingatkan setiap warga bahwa kebersamaan adalah kekuatan yang tak ternilai. Melodi yang dimainkan bukan hanya menghibur, tetapi menjadi bahasa universal yang menyatukan hati, mengajak setiap orang untuk berbagi seikhlasnya, sekecil apa pun itu, karena “setetes air pun berarti bagi yang haus”.
Dandi Anggara Hamzah Dg Sibali menyampaikan, “Seni adalah cerminan jiwa, dan sumbangsih adalah cahaya yang menerangi sesama. Kami berharap kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap karya seni, ada tanggung jawab untuk peduli pada sesama. Karena sesungguhnya, kebahagiaan yang sesungguhnya adalah ketika kita mampu memberikan manfaat bagi orang lain.”
Hasan Dg Tarra menambahkan, “Kebudayaan dan kepedulian adalah warisan yang harus dijaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai bahwa ‘pohon kebaikan akan berbuah keberkahan’. Setiap sumbangan yang terkumpul adalah benih harapan yang akan tumbuh menjadi kekuatan bagi mereka yang membutuhkan.”
Warga Desa Sampulungang menyambut hangat inisiatif ini, memahami bahwa “berbagi tidak akan mengurangi harta, melainkan memperbanyak keberkahan”. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa ketika seni dipertemukan dengan hati yang peduli, akan lahir harmoni yang mempererat ikatan sosial dan memperkuat ketahanan masyarakat.
Sanggar Seni Sa’ri’ta Art telah membuktikan bahwa seni bukan hanya milik para penikmat karya, tetapi juga milik mereka yang ingin menjadikan bakat sebagai sarana untuk kebaikan. Kegiatan ini menjadi teladan bahwa “langkah kecil dalam berbuat baik akan membawa dampak besar bagi sesama”, menanamkan harapan bahwa semangat berbagi akan terus hidup dan berkembang di Desa Sampulungang dan sekitarnya.
Jurnalis : Deviana.
Editor : Hasan.









